eNgKoOnG

ASSALAMMUALAIKUM
SELAMAT DATANG DI BLOGSPOT AL_HABIB TILE

Kamis, 25 Oktober 2012

individu, keluarga, dan masyarakat


1.      Jelaskan pengertian individu?
Individu adalah suatu manusia yang berdiri sendiri dengan peranan khas di dalam lingkup sosialnya serta mempunyai pola hidup yang berbeda.

2.      Jelaskan keluarga dan fungsi keluarga?
Keluarga adalah unit yang terkecil didalam masyarakat yang tinggal di suatu bangunan berisi orang-orang yang mempunyai suatu keturunan.
Fungsi keluarga:
·         Fungsi Afektif
Adalah fungsi internal keluarga yang didalamnya terdapat saling mengasihi, saling menghormati, serta saling menyayangi.
·         Fungsi Sosialisasi
Adalah fungsi yang mewujudkan interaksi antar sosial masyarakat.
·         Fungsi Reproduksi
Adalah fungsi keluarga dalam meneruskan sil-silah keturunan dalam berkeluarga.
·         Fungsi Ekomomi
Adalah fungsi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga.
·         Fungsi Perawatan Kesehatan
Adalah fungsi yang bertujuan untuk memberikan jaminan kesehatan dalam keluarga.

3.      Jelaskan yang dimaksud dengan keluarga inti dan keluarga besar?
·         Keluarga inti adalah keluarga yang terbentuk oleh ikatan perkawinan yang sudah terencana meliputi suami, istri, dan anak.
·         Keluarga besar adalah keluarga inti yang ditambahkan dengan keluarga inti lainnya yang dikarenakan hubungan darah, seperti kakek, nenek, ayah, ibu, om, tante, sepupu, anak, serta cucu.

4.      Jelaskan tipe-tipe keluarga?
·         Keluarga inti
Adalah keluarga yang terbentuk karena adanya ikatan perkawinan.
·         Keluarga besar
Adalah keluarga initi yang ditambah dengan keluarga inti lainnya dikarenakan hubungan darah.
·         Keluarga berantai
Adalah keluarga yang disebabkan oleh perceraian/kematian pasangan dari pria atau wanita yang menikah lebih dari satu kali yang merupakan keluarga inti.
·         Keluarga duda atau janda (single family)
Adalah keluarga yang disebakan oleh perceraian/kematian
·         Keluarga komposit
Adalah keluarga yang berpoligami serta hidup bersama.
·         Keluarga kohabitasis
Pembetukan keluarga oleh dua orang tanpa adanya pernikahan.

5.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan masyarakat dan pandangan hidup?
Masyarakat adalah makhluk yang mempunyai akal pikiran lebih dari makhluk yang lainnya, oleh karena itu manusia menyadari kekurangan dan kelebihan, oleh karena into pandangan hidup seseorang merupan masa depan seseorang tersebut.


Rabu, 10 Oktober 2012

Tugas 1 ILMU SOSIAL DASAR


1. Jelaskan Hakikat Ilmu Sosial Dasar!
Ilmu Sosial Dasar (ISD) membicarakan hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya. Hubungan ini dapat diwujudkan kenyataan sosial, dan kenyataan sosial inilah yang menjadi titik perhatiannya. Dengan Demikian Ilmu Sosial Dasar memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran kita dalam menghadapi lingkungan sosial. Ilmu sosial bukanlah suatu bidang keahlian ilmu-ilmu sosial tertentu, seperti politik, antropologi dan sebagainya, tetapi menggunakan pengertian-pengertian berasal dari berbagai bidang ilmu sosial seperti ilmu politik, sosiologi, sejarah dan sebagainya.

2. Jelaskan Tujuan dan Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar!
Tujuan: lmu Sosial Dasar Bertujuan membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas. ISD juga merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan, sehingga kepekaan mahasiswa oada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.
Ruang Lingkup: Ruang lingkup kajian mata kuliah Ilmu Sosial Dasar (ISBD), meliputi: Berbagai aspek kehidupan yang mengungkapkan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (he humanities), baik dari segi keahlian (disiplin) di dalam pengetahuan budaya, maupun gabungan berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.

3. Apa yang Menjadi Kajian Ilmu Sosial Dasar?
Yang menjadi kajian ilmu sosial dasar adalah nilai-nilai kebudayaan serta masalah yang menyertainya dalam kehidupan manusia sehari-hari, dengan harapan dapat menjadi semacam lingua franca atau bahasa pemersatu bagi segenap akademisi dari berbagai lapangan ilmiah.


4. Apa yang Dimaksud dengan Masalah Sosial?
Masalah sosial pada hakikatnya merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia karena masalah sosial telah terwujud sebagai hasil kebudayaan manusia itu sendiri, sebagai akibat dari hubungan-hubungannya dengan sesama manusia lainnya. Masalah-masalah sosial pada setiap masyarakat manusia berbeda satu sama lain karena adanya tingkat perkembangan kebudayaan dan masyarakatnya yang berbeda serta lingkungan alamnya. Masalah-masalah tersebut terwujud sebagai: masalah sosial, masalah moral, masalah politik, masalah agama dan masalah lainnya.

5. Jelaskan Perbedaan Antara Pengetahuan Budaya dan Ilmu Budaya Dasar!
Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll
Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.

Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Ingngris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.

Sumber: http://irwanpantau.wordpress.com/2010/02/15/perbedaan-ilmu-sosial-dasar-dengan-ilmu-budaya-dasar/
http://muchad.com/teori-ilmu-sosial-hakikat-tujuan-ilmu-sosial-dasar.html      

Rabu, 09 Mei 2012

Angkaro dan Tunturana


Dua ekor kepiting, Angkaro dan Tuturana, bersahabat karib. Mereka tinggal bersama di pinggir laut, di balik bebatuan. Mereka bersembunyi karena takut pada orang-orang yang mencari ikan dan kepiting. Apabila laut pasang, mereka bermain tanpa takut akan ditangkap manusia.
Pada suatu malam, ketika bulan purnama, Angkaro dan Tuturana keluar menikmati keindahan alam.
” Sahabat, bagaimana kalau kita hiasi punggung kita agar kelihatan menarik ?” kata Angkaro.
”Bagus sekali idenya. Kita memang perlu mempercantik diri agar kelihatan menarik. Tapi, bagaimana caranya ? ” tanya Tuturana.
”Bagini.”sahut Angkaro, ”Kita lukis punggung kita dengan cat warna-warni yang menarik.”
”Wah, menarik sekali. Bagaimana kalau aku dulu yang dilukis. Boleh atau tidak ? tanya Tuturana.
”Baiklah.”kata Angkaro.
Angkaro mulai mengukir punggung Tuturana. Punggung Tuturana  dihiasi dengan bulatan-bulatan dari muka ke belakang, dan dari atas ke bawah. Lukisan itu sangat mempesona.
”Sudah selesai sahabat.”kata Angkaro.
Tuturana bercermin pada di air laut yang jernih.
“Bagus, bukan?”tanya Angkaro.
“Bagus sekali. Terima kasih sahabat.”kata Tuturana,
”Sekarang giliranku.”kata Angkaro.
Tiba-tiba air laut surut. Datanglah pencari ikan membawa obor. Kedua ekor kepiting itu pun terkejut. Berlarilah mereka untuk menghindari bahaya.
”Maaf, sahabat. Orang-orang sudah datang untuk menangkap kita. Tidak ada waktu lagi untuk melukis punggungmu.” kata Tuturana.
”Tidak punggungku harus kamu ukir !” teriak Angkaro.
Melihat obor-obor semakin dekat, Tunturana menggambari punggung Angkaro dengan dengan kuas dan cat tanpa bentuk. Punggung Angkaro sekarang penuh dengan garis tidak karuan karena tergesa-gesa hendak menyelamatkan diri.
Angkaro terpaksa menerima keadaan. Keduanya berkawan dalam bentuk yang amat berbeda: Tuturana cantik dan Angkaro jelek.
Hikmah Kebaikan : Persahabatan yang penuh dengan keakraban.
Hikmah Keburukan : Terburu-buru Ingin menyelamatkan diri sehingga lukisan Angkaro Jelek
Kesimpulan : Dua makhluk hidup yang saling bersahabat dan saling menolong

SELAYANG PANDANG BUDAYA INDONESIA


Kebudayaaan asli Indonesia di zaman yang modern ini sudah tampak langka. Keberadaannya pun mulai tampak jarang dijumpai di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Derasnya gelombang budaya asing seolah-olah mengajarkan kepada kita bahwa itu adalah  gaya hidup modern: parahnya kita harus melupakan budaya sendiri!
Budaya Indonesia sebenarnya memiliki nilai estetika dan ajaran moral yang tinggi. Terlebih, budaya bangsa ini sejak dulu terkenal oleh keanekaragaman kebudayaan tradisional.  Keanekaragaman budaya tradisional memiliki keunikan dan mencerminkan karakteristik tiap-tiap suku bangsa yang ada di Indonesia.
Terkikisnya budaya nasional kita setidaknya disebabkan oleh dua faktor. Pertama, faktor dari luar, yaitu segala bentuk pengaruh yang datangnya dari luar batas wilayah. Salah satu misal, gencarnya sosialisasi budaya asing melalui alat komunikasi yang nyaris tak terbatas – internet. Kedua, faktor dari dalam, yaitu segala bentuk kebijakan ataupun pandangan kita terhadap budaya. Sikap tak acuh terhadap budaya sendiri, kurangnya filterisasi, kurangnya pemahaman terhadap gaya hidup, dsb merupakan beberapa hal yang berpengaruh terhadap budaya nasional kita.
Semakin lama kita membiarkan masalah ini tanpa ada bentuk usaha melestarikannya, niscaya kebudayaan kita mungkin akan mengalami pengikisan. Proses akulturasi yang kurang tepat dan berlangsung lama, membuat budaya asli suatu bangsa menjadi tergeser, menjadi buram dan bahkan hilang.
Banyak usaha yang bisa kita tempuh untuk mengantisispasi kemungkinan terburuk ini. Beberapa pihak yang peduli mengenai aset berharga bangsa ini perlu kita acungi dua ibu jari. Misalnya, mainan anak-anak tradisional yang dipamerkan di mal atau pusat keramaian kota, program pemerintah daerah dalam mendokumentasikan budaya-budaya melalui situs resmi, dsb
Dari sisi lain, kami juga turut melestarikan budaya Indonesia melalui majalah. Memang, bukan hal baru bahwa sebuah majalah hadir dengan tema budaya. Namun, tanpa mengurangi rasa hormat kami terhadap majalah budaya lain, kami hadir dengan nuansa dan citra yang berbeda. Dengan berbekal itu, majalah ini mencoba melestarikan dan mensosialisasikan kebudayaan nasional sehingga keberadaannya tetap bisa dinikmati oleh anak-cucu bangsa Indonesia dan selebihnya turut berperan di dalam kancah persaingan budaya internasional.
Majalah itu adalah majalah New Indonesia. Majalah New Indonesia adalah majalah budaya Indonesia nonprofit yang didistribusikan secara skala regional, nasional, dan internasional dengan teknik penyajian dwibahasa.  Majalah New Indonesia berusaha untuk menjadi salah satu media dalam melestarikan kebudayaan Indonesia agar dapat bertahan dalam menghadapi serbuan budaya asing, menumbuhkan kembali minat dan kecintaan akan budaya pada masyarakat Indonesia khususnya generasi muda, serta tidak menutup kemungkinan menjadi media promosi budaya Indonesia agar lebih dikenal di mancanegara.
Majalah New Indonesia merupakan majalah yang baru saja didirikan pada Mei 2009 oleh sekumpulan generasi muda dengan keinginan untuk mengangkat kembali kejayaan budaya Indonesia di dunia internasional. Majalah New Indonesia mengulas segala macam keunikan budaya Indonesia baik budaya tradisional asli Indonesia maupun hasil budaya yang sudah berasimilasi dengan kebudayaan modern, namun tetap menitikberatkan pada budaya asli Indonesia. Selain itu, Majalah New Indonesiaberusaha menjadi sarana untuk menampung aspirasi, ekspresi, kreasi dan kepedulian untuk melestarikan budaya asli Indonesia. Tentunya, tidak hanya dari satu sisi generasi saja.

Senin, 30 April 2012

Masalah Kejiwaan


 Phobia
Phobia merupakan suatu situasi dimana seseorang bertindak irasional dan mempunyai ketakutan yang besar akan sesuatu. Biasanya seseorang yang mempunyai phobia akan merasakan suatu ketakutan pada saat tertentu.
14 Jenis Phobia pada Manusia
Apa sih sebenarnya phobia itu? Selama ini banyak orang salah mengartikan phobia dan menganggap sama dengan rasa ngeri. Namun sebenarnya phobia itu tidak sama dengan ngeri. Lebih tepatnya phobia adalah rasa takut yang berlebihan atas sesuatu. Ketika Anda merasa takut/ngeri, maka secara alami Anda akan berusaha melindungi diri. Sedangkan pada phobia, rasa takut tersebut akan menguasai penderita dan membuat si penderita menjadi kalut dan lemah.
Seperti dikutip dari WebMd, menurut para ahli secara garis besar phobia dibagi menjadi 3 macam kategori:
I. Agoraphobia : Takut akan tempat ramai
Sebenarnya nama agora diambil dari sebuah pasar dan balai pertemuan di jaman Yunani Kuno. Sehingga sampai saat ini nama agoraphobia mewakili rasa takut akan tempat ramai. Mereka yang menderita agoraphobia biasanya akan terlihat sangat cemas saat berada di tengah-tengah kerumunan orang, di antara antrean bank, dan tempat yang banyak kerumunan orang lainnya. Jika orang yang ada di sekitarnya semakin lama semakin bertambah, maka ia akan berusaha kabur dan menghindar. Untuk itulah mereka yang menderita agoraphobia lebih suka menyendiri.
II. Social Phobia: Takut bertemu orang
Seseorang yang mengidap social phobia bukanlah seseorang yang pemalu. Namun terlebih rasa takut yang cukup besar yang dirasakan saat bertemu dengan orang lain. Ketakutan tersebut meliputi, rasa takut bahwa orang lain akan menilai fisiknya buruk, ketakutan bahwa ia tak akan bisa berbicara dengan baik di depan orang lain, atau ketakutan bahwa ia bersikap buruk.
III. Spesific phobia: ketakutan terhadap beberapa hal yang spesifik
1. Claustrophobia: takut berada di ruang yang sempit
Mereka cenderung akan mulai gugup, berkeringat, kehabisan nafas saat berada di ruang yang sempit. Ketakutan yang dialami biasanya cukup parah dan membutuhkan perhatian yang khusus. Mereka tak bisa berada di ruang sempit seperti lift, toilet di pesawat atau kereta api, dan tempat sempit lain. Sebaiknya jika ada orang terdekat Anda yang mengalami hal ini, berikan mereka tempat duduk di dekat jendela saat berada di transportasi publik, ajak dia naik eskalator atau tangga.
2. Zoophobia: takut akan hewan tertentu
Zoophobia adalah rasa takut akan hewan tertentu, pada umumnya ketakutan tersebut meliputi: ketakutan terhadap laba-laba yang disebut acarhnopobhia; ketakutan terhadap ular yang disebut ophidiophobia; ketakutan terhadap burung yang disebut ornithophobia; dan ketakutan terhadap lebah yang disebut apiphobia.
3. Brontophobia: takut akan halilintar/petir
Bronte dalam bahasa Yunani artinya adalah petir. Dan mereka yang mengalami brontophobia biasanya menolak untuk pergi keluar pada saat hujan yang disertai dengan petir. Mereka bahkan kerap bersembunyi di balik pintu, menutup kepala dengan bantal atau melakukan semua hal agar bisa bersembunyi dari petir.
4. Acrophobia: takut ketinggian
Pada umumnya mereka yang mengalami acrophobia akan menolak untuk naik ke tempat yang tinggi. Jika memang mereka terpaksa naik ke tempat tinggi maka biasanya mereka akan sangat tegang, mengeluarkan keringat dingin, wajah menjadi pucat, dan bahkan yang berbahaya ia tak akan bisa bergerak saat ia merasa ketakutan.
5. Aerophobia: takut terbang
Seseorang yang mengalami aerophobia takut jika harus naik pesawat terbang. Hal ini bisa dikarenakan ia pernah mengalami trauma, entah kecelakaan ataupun turbulensi. Pada umumnya mereka akan merasa panik, dan terbayang-bayang akan hal buruk yang terjadi.
6. Phobia rasa sakit
Phobia ini termasuk ketakutan akan darah (hemophobia) dan takut akan jarum suntik (trypanophobia). Mungkin rasa takut akan jarum suntik adalah wajar, namun pada penderita phobia ini kondisi mereka akan drop, dan ada kemungkinan mereka bisa pingsan.
7. Phobia paranormal
Ada phobia yang disebut triskaidekaphobia, yaitu takut akan semua hal yang berhubungan dengan angka 13 yang konon merupakan angka sial. Bagi mereka yang mengalami phobia ini biasanya akan menunda perjalanan jika diharuskan pergi pada tanggal 13. Ada pula chiroptophobia, yaitu ketakutan akan kelelawar yang berhubungan dengan vampir. Mereka cenderung menganggap kelelawar adalah jelmaan vampir. Sedangkan phasmophobia adalah rasa takut yang timbul akan hantu. Dalam benaknya, mereka selalu terbayang bahwa ada hantu di sekitar mereka.
8. Emetophobia: adalah ketakutan akan rasa mual dan muntah
Beberapa dari kita mungkin sering merasakannya, saat melihat seseorang mual dan muntah, maka kita pun akan ikut muntah. Hal ini dipengaruhi oleh pikiran, di mana saat melihat sesuatu secara visual, maka hal tersebut dikirimkan secara cepat pada otak dan diproses. Sayangnya justru rasa mual tersebut terbayang terlalu nyata, sehingga otak menganggapnya sebagai perintah. Dan hasilnya, Anda akan ikut muntah.
9. Carcinophobia: takut akan kanker
Carcinophobia atau cancerophobia adalah rasa takut yang teramat sangat akan kanker, dan pada umumnya mereka yang mengalami phobia ini berperilaku berlebihan terhadap rasa sakit yang dialaminya. Jika ia sedang mengalami sakit kepala, maka ia menganggap ia mengidap tumor otak. Sedang saat ia merasa nyeri di dada karena otot yang mungkin terlalu tegang, ia langsung menyimpulkan bahwa itu adalah kanker payudara.
10. Neophobia: rasa takut akan semua hal yang baru
Neophobia ini biasanya muncul saat ia mendapatkan hal baru, misalnya tas baru, teman baru, handphone baru atau rumah baru. Dan mereka cenderung berusaha menolak dan lebih mencintai barang lama mereka.
11. Gerontophobia: rasa takut menjadi tua
Pada umumnya mereka yang mengalami phobia ini sangat protect terhadap kecantikan dan keindahan fisik mereka. Terlebih lagi, mereka berusaha agar terlihat awet muda dan sangat merasa takut jika bertambah tua.
12. Phartophobia: rasa takut buang gas di tempat umum
Mungkin phobia yang satu ini juga sering kita alami, mengingat kita selalu menjaga agar kita tak menjadi bahan tertawaan dan mencemari udara dengan gas alami kita.
13. Odontiatophobia: Rasa takut saat pergi ke dokter gigi
Mereka akan mati-matian berjuang agar tak pergi ke dokter gigi, meskipun mungkin gigi mereka sudah berlubang dan harus ditambal. Hal ini bisa saja terjadi karena mereka pernah trauma di masa kecil, pernah bertemu dengan dokter gigi yang lebih mirip dengan nenek sihir dan galak. Itulah mengapa saat ini dokter gigi selalu menghiasi ruangan mereka dengan benda-benda berupa boneka agar pasien, baik anak-anak maupun dewasa merasa lebih nyaman.
14. Spargarophobic: takut akan asparagus
Entah apa yang ada di dalam benak mereka, tapi memang benar bahwa penderita spargarophobic akan lari terbirit-birit atau berteriak histeris saat ada menu asparagus di piring mereka. Mungkin mereka menganggapnya sebagai UFO atau sesuatu ya? Masih ada beberapa jenis phobia lain yang tak mungkin dibahas satu per satu di dalam artikel ini. Namun jika Anda atau orang terkasih Anda mengalami phobia, ajaklah ia berkonsultasi dengan para ahli, phobia bukanlah suatu penyakit yang tak dapat sembuh. Phobia adalah suatu ketakutan yang bisa perlahan dihilangkan dengan terapi tertentu.

CONTOH KASUS PHOBIA KE SEKOLAH :
Dua minggu yang lalu, saya berkonsentrasi untuk menangani siswa yang tidak mau berangkat ke sekolah dikarenakan memiliki masalah di sekolah yang belum terselesaikan. Namanya Aman Pada artikel tersebut. Aman memiliki masalah ketidak mampuan menjalin hubungan sosial yang baik dengan teman sebayanya dikarenakan terlalu banyak bermain game online. Semakin berjalannya waktu dan ketidakmampuan Aman untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi, masalah Aman ini menjadi meluas. Tidak hanya dengan teman-teman sebayanya tetapi juga dengan guru-guru pengajar.
Yang menjadi perhatian saya adalah ketika Aman berbicara dengan orang lain. Tidak terfokus dengan lawan bicara, hanya tersenyum-senyum sambil menggerakkan kepalanya dengan hitungan patah-patah seperti boneka kayu yang kaku dan pandangan kosong lurus ke depan. Hitungan fokus untuk menatap lawan bicara hanya kurang dari 6 detik dan fokus pada topik pembicaraan hanya kurang dari 9 detik. Pola seperti ini, terulang terus menerus ketika Aman dihadapkan pada situasi yang mengharuskan dia untuk berkomunikasi dengan dua orang atau lebih.
Pola yang terulang terus-menerus setiap kali berbicara dengan Aman, membuat teman-teman sekelasnya menjauhi Aman. Bahkan ada seorang guru yang membentak Aman dengan menggunakan kata “gendheng dan autis.”
Masalah baru muncul. Aman tidak hadir di sekolah sampai hampir 1 minggu. Menurut pengakuan ibunya, setiap disuruh berangkat ke sekolah, badan Aman mendadak panas dan kakinya dingin yang disertai dengan diare. Empat surat izin tidak masuk karena sakit dari orang tua Aman, terdapat diatas meja kerja saya. Tiga kali diperiksakan ke dokter oleh orang tuanya, tidak diketahui adanya penyakit berbahaya. Menurut analisa dokter, sakitnya Aman dikarenakan Aman mengalami stres berat dan ketakutan akan sesuatu. Kepada ibunya, Aman bercerita kalau dia takut berhadapan dengan guru yang mengatakan dia gendheng dan autis. Sehingga membuat dia takut berangkat ke sekolah.
Gejala yang dialami oleh Aman, menunjukkan bahwa Aman terserang Phobia Sekolah. Menurut Jacinta F. Rini, phobia sekolah adalah bentuk kecemasan yang tinggi terhadap sekolah yang biasanya disertai dengan berbagai keluhan yang tidak pernah muncul atau pun hilang ketika “masa keberangkatan” sudah lewat atau pada hari Minggu atau hari libur. Phobia sekolah dapat sewaktu-waktu dialami oleh setiap anak hingga usianya 14-15 tahun, saat dirinya mulai bersekolah di sekolah baru atau menghadapi lingkungan baru atau pun ketika ia menghadapi suatu pengalaman yang tidak menyenangkan di sekolah.
Ada beberapa tanda yang dapat dijadikan sebagai kriteria phobia sekolah, yaitu:
  • Menolak untuk berangkat ke sekolah.
  • Mau datang ke sekolah, tetapi tidak lama kemudian minta pulang
  • Pergi ke sekolah dengan menangis, menempel terus dengan orang tua atau pengasuhnya, atau menunjukkan tantrum-nya seperti menjerit-jerit di kelas, agresif terhadap anak lainnya (memukul, menggigit, dsb.) atau pun menunjukkan sikap-sikap melawan/menentang gurunya
  • Menunjukkan ekspresi/raut wajah sedemikian rupa untuk meminta belas kasih guru agar diijinkan pulang dan ini berlangsung selama periode tertentu.
  • Tidak masuk sekolah selama beberapa hari.
  • Keluhan fisik yang sering dijadikan alasan seperti sakit perut, sakit kepala, pusing, mual, muntah-muntah, diare, gatal-gatal, gemetaran, keringatan, atau keluhan lainnya. Anak berharap dengan mengemukakan alasan sakit, maka ia diperbolehkan tinggal di rumah.
  • Mengemukakan keluhan lain (diluar keluhan fisik) dengan tujuan tidak usah berangkat ke sekolah.
  • Senang berdiam diri di dalam kamar dan kurang mau bergaul .
Berdasarkan pengalaman yang sudah saya alami, menangani masalah phobia sekolah cukuplah rumit karena ada keinginan dari anak untuk tidak terbuka terhadap pemasalahannya. Namun, jangan berkecil hati apabila ada anak atau siswa anda yang mengalami phobia sekolah karena saya akan memberikan beberapa cara untuk membantu anak atau siswa dalam menghadapi phobia sekolah.
Untuk orang tua, yang bisa dilakukan adalah :
  • Mengetahui sejak awal gejala yang muncul pada anak sehingga bisa ditangani lebih cepat. Gejala yang muncul ini terjadi pada anak yang berbeda dengan kebiasaan sehari-hari.
  • Tanyakan pada anak sebab terjadinya perubahan tersebut dan beri arahan apabila perubahan itu berdampak negatif bagi anak dan masa depannya.
  • Membantu anak agar bisa menangani masalahnya sendiri dengan memberikan nasehat atau saran serta menanamkan rasa tanggung jawab.
  • Orang tua lebih terbuka atas masalah anak karena masalah yang dialami oleh jaman sekarang jauh berbeda dengan anak-anak jaman dahulu.
  • Berkunsultasi dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan masalah phobia sekolah anak seperti dengan guru dan psikolog.
Sedangkan untuk guru sebagai wali kelas atau untuk guru pembimbing, yang bisa dilakukan adalah :
  • Memperhatikan kehadiran siswa di sekolah. Apabila siswa jarang masuk atau tidak masuk pada hari-hari tertentu, segera cari tahu apa penyebabnya.
  • Membantu siswa menyelesaikan masalah yang menjadi penyebab munculnya phobia sekolah.
  • Bekerja sama dengan guru bidang studi dan wali kelas terkait dengan phobia sekolah yang dialami siswa.
  • Bekerja sama dengan orang tua untuk mencari tau penyebab munculnya phobia sekolah pada siswa dan bekerja sama dalam menyelesaikannya.
  • Merujuk siswa ke psikolog apabila dirasa masalah phobia sekolah pada siswa sudah tidak dapat ditangani oleh pihak sekolah.
Membimbing siswa lain untuk lebih memperhatikan siswa yang mengalami phobia sekolah dengan harapan dapat memberikan motivasi sehingga masalah phobia sekolah dapat pelan-pelan teratasi.

Sistem Pendidikan di Finlandia


Setelah melihat tayangan di televisi mengenai pendidikan di Finlandia, saya tertarik untuk mengetahui lebih banyak mengenai pendidikan disana. Berikut yang saya dapatkan.
Negara finlandia termasuk negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Negara ini selalu berada di peringkat teratas berdasarkan penilaian siswa usia 15 tahun dalam kemampuan membaca, matematika dan ilmu pengetahuan. Semua pengajar harus memiliki gelar master. Wajib sekolah dimulai usia tujuh tahun dan untuk usia dini, TK bermain yang berbasis sukarela. Tidak ada ujian nasional, inspeksi atau peringkat di sekolah. Pemerintah menilai performa para siswa dengan mengambil sampel 8-10 persen dari pekerjaan mereka. Mereka bisa memilih sendiri materi yang mereka kuasai untuk diujikan, dan satu materi wajib yg harus mereka ikuti saat ujian.
Murid melanjutkan sekolah ke akademik pada usia 16 tahun setelah sembilan tahun wajib belajar. Agar bisa kuliah pendidikan, para calon mahasiswa akan diberi buku untuk dibaca. Kemudian mereka akan ditanya pemahaman tentang buku yang sudah mereka baca tersebut. Sebanyak 300 orang terbaik akan diwawancarai hingga menyisakan 120 orang yang diterima menjadi mahasiswa. Tidak ada biaya kuliah universitas untuk siswa asal Finlandia atau Uni Eropa, siswa dari luar Uni Eropa bisa kuliah gratis namun hanya di beberapa universitas. Merupakan  tindakan illegal membebankan biaya dalam sistem pendidikan, bahkan sekolah swasta pun menerima dana dari pemerintah.
Para siswa di Finlandia tidak mengenakan seragam. Bahkan kepala sekolah mengenakan celana jeans dan kemeja berleher terbuka di sekolah. Para guru tidak diberikan target. Mereka tidak takut akan adanya inspeksi atau penilaian sekolah dalam ujian nasional, karena mereka adalah para akademisi dan sudah terlatih.
Jumlah siswa di dalam satu  kelas terbatas hanya 20 orang pada dua tahun pertama sekolah serta pada tahun keenam dan ketujuh (usia 12 dan 13 tahun). Jika ada siswa yang tertinggal, guru kedua dapat dikirim untuk membantu siswa mengejar ketinggalan. Finlandia menggunakan filsafat pendidikan yang menyatakan setiap orang memiliki sesuatu untuk disumbangkan dan mereka yang mengalami kesulitan di mata pelajaran tertentu semestinya tidak ditinggalkan.
Anak – anak Indonesia selalu berprestasi dalam olimpiade pendidikan, seperti olimpiade matematika dan fisika. Hal ini menunjukkan bahwa anak – anak Indonesia tidak kalah kepintarannya dengan anak – anak dari negara lain di dunia. Tetapi mengapa perkembangan teknologi Indonesia berjalan lambat? jawabannya adalah sisitem pendidikan kita yang kurang baik. Namun demikian kemajuan sistem pendidikan kita berjalan cukup lancar.
Bukan ingin membandingkan sistem pendidikan di Indonesia dengan Finlandia, tapi tidak ada salahnya jika meneladani sistem pendidikan yang lebih baik.

tugas